Menyembuhkan Luka Akibat Tomcat

Tips Mengobati Luka Serangan Tomcat - Akhir-akhir ini masyarakat kita dihebohkan dengan serangan Tomcat. Serangga yang berukuran kecil antara 7-8 mm ini mulai menyerang hingga daerah perkotaan. Memang serangga ini tidak menyengat atau menggigit manusia, akan tetapi a[abila Tomcat bersentuhan dengan kulit manusia maka akan secara otomatis mengeluarkan cairan yang bisa menyebabkan iritasi kulit dan mata.


serangga-tomcat


Selain pada kulit, Tomcat juga akan mengeluarkan cairan racun pada benda-benda seperti baju, handuk, atau benda-benda lainnya. Jika cairan racun atau toksin terkena manusia akan diserap kulit dan membentuk luka seperti herpes. Bagian yang luka tengahnya bernanah dengan diameter 2 sentimeter dan terus membesar bila tidak ditanggulangi. Untuk itu segera bersihkan pakaian atau benda lain yang anda ketahui telah terjamah oleh Tomcat.


Gejala iritasi yang muncul akibat serangga ini ditandai dengan warna merah pada kulit dengan rasa yang panas seperti luka bakar. Kemudian gejala tersebut diikuti dengan iritasi yang menyakitkan dan gatal-gatal dengan pustula (bintil bernanah) yang meluas dan kulit melepuh setelah 4 hari. Cairan racun yang telah menginfeksi tersebut dapat menular melalui kontak langsung oleh penderita. Untuk itu jangan menggaruk luka agar racun tidak berpindah ke bagian kulit lain.


Untuk mengobati luka akibat racun Tomcat, gunakan salep hydrocortisone 1% atau Salep betametasone dan antibiotik neomycin sulfat-3 kali sehari atau Salep Acyclovir 5%. Semua obat-obat tersebut tersedia di apotek. Dan bila luka tidak lekas sembuh juga maka segera lakukan pemeriksaan ke dokter.